Minggu, 07 Februari 2016

Ambillah Akidahmu

Dari ‘Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan:
“Ketika kami duduk di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada suatu hari, tiba-tiba datang kepada kami seorang laki-laki yang berpakaian sangat putih, rambutnya sangat hitam, tidak terlihat padanya bekas perjalanan jauh, dan tidak seorang pun dari kami yang mengenalnya. Hingga ia duduk menghampiri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu menyandarkan kedua lututnya pada kedua lutut beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan meletakkan kedua telapak tangannya diatas kedua pahanya (paha orang itu) seraya mengatakan:
‘Wahai Muhammad, kabarkanlah kepadaku tentang Islam.’

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa Ramadhan, dan menunaikan haji ke Baitullah jika engkau mampu mengadakan perjalanan kepadanya.’
Ia mengatakan: ‘Engkau benar.’
Kami heran kepadanya, ia yang bertanya, ia pula yang membenarkan.

Ia mengatakan: ‘Kabarkanlah kepadaku tentang iman.’
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Engkau beriman kepada Allah, Malaikat-malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, Rasul-rasaul-Nya, hari Akhir, dan beriman kepada takdir baik dan buruknya.’
Ia mengatakan: ‘Engkau benar.’

Ia mengatakan: ‘Kabarkanlah kepadaku tentang ihsan.
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya. Jika engkau (memang)  tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.’
Ia mengatakan: ‘Kabarkanlah kepadaku tentang Kiamat.’

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Tidaklah orang yang ditanya tentangnya lebih mengetahui dari orang yang bertanya.’
Ia mengatakan ‘Kabarkanlah kepadaku tentang tanda-tandanya.’

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Seorang hamba sahaya wanita melahirkan tuannya, dan engkau melihat orang-orang yang berjalan tanpa alas kaki, tidak berpakaian lagi fakir, dan penggembala kambing saling berlomba-lomba meninggikan bangunan.’
Kemudian laki-laki itu pergi, tetapi aku masih diam tercengang (beberapa lama).

Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: ‘Wahai ‘Umar, tahukah engkau siapakah orang yang bertanya itu?’
Aku menjawab: ‘Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.’
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Ia adalah Jibril yang datang kepada kalian untuk mengajari kalian tentang agama kalian.'”

(HR.Muslim)
Pada suatu hari kami (Umar Ra dan para sahabat Ra) duduk-duduk bersama Rasulullah Saw. Lalu muncul di hadapan kami seorang yang berpakaian putih. Rambutnya hitam sekali dan tidak tampak tanda-tanda perjalanan. Tidak seorangpun dari kami yang mengenalnya. Dia langsung duduk menghadap Rasulullah Saw. Kedua kakinya menghempit kedua kaki Rasulullah, dari kedua telapak tangannya diletakkan di atas paha Rasulullah Saw, seraya berkata, "Ya Muhammad, beritahu aku tentang Islam." Lalu Rasulullah Saw menjawab, "Islam ialah bersyahadat bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah dan Muhammad Rasulullah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan mengerjakan haji apabila mampu." Kemudian dia bertanya lagi, "Kini beritahu aku tentang iman." Rasulullah Saw menjawab, "Beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir dan beriman kepada Qodar baik dan buruknya." Orang itu lantas berkata, "Benar. Kini beritahu aku tentang ihsan." Rasulullah berkata, "Beribadah kepada Allah seolah-olah anda melihat-Nya walaupun anda tidak melihat-Nya, karena sesungguhnya Allah melihat anda. Dia bertanya lagi, "Beritahu aku tentang Assa'ah (azab kiamat)." Rasulullah menjawab, "Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya." Kemudian dia bertanya lagi, "Beritahu aku tentang tanda-tandanya." Rasulullah menjawab, "Seorang budak wanita melahirkan nyonya besarnya. Orang-orang tanpa sandal, setengah telanjang, melarat dan penggembala unta masing-masing berlomba membangun gedung-gedung bertingkat." Kemudian orang itu pergi menghilang dari pandangan mata. Lalu Rasulullah Saw bertanya kepada Umar, "Hai Umar, tahukah kamu siapa orang yang bertanya tadi?" Lalu aku (Umar) menjawab, "Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui." Rasulullah Saw lantas berkata, "Itulah Jibril datang untuk mengajarkan agama kepada kalian." (HR. Muslim) - See more at: http://sejukkan-iman.blogspot.co.id/2015/07/dialog-rasul-saw-dan-malaikat-jibril.html#sthash.vK4Ro5P6.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar