Senin, 08 Februari 2016

Hak Allah Atas Para Hamba-Nya

  1. Untuk apa Allah menciptakan kita?

  2. Dia menciptakan kita untuk beribadah kepada-Nya dengan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. 
  • Dalilnya adalah firman Allah wa ta'ala:      
                                            وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ     
     Artinya: Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka               mengabdi kepada-Ku.   (QS. Adzaariyat-56) 
  • Juga Sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam: "Hak Allah atas hamba- hamba-Nya hendaklah mereka beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun."  (HR.Bukhori-Muslim)

    2. Apakah ibadah itu? 
Ibadah adalah segala ucapan dan perbuatan yang dicintai Allah, seperti do'a, sholat, menyembelih kurban, dan lain- lain.
  • Dalilnya adalah firman Allah wa ta'ala: 
                           قُلْ إِنَّ صَلاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
     
     Artinya: Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadahku, hidupku dan matiku
     hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam...(QS. Al-An"aam:162)

  • Dan sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam:
     "Tidaklah hamba-Ku bertaqarrub (mendekat) kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih
Aku cintai daripada hal- hal yang Aku wajibkan kepadanya."
(Hadis Qudsi riwayat al-Bukhori)


     3. Bagaimana kita beribadah kepada Allah?

 Kita beribadah kepada-Nya dengan cara yang sesuai dengan perintah Allah dan Rasul-Nya.
  • Dalilnya adalah firman Allah wa ta'ala:
                              يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَلَا تُبْطِلُوا أَعْمَالَكُمْ

      Artinya: "Hai orang- orang yang beriman, taatilah Allah , dan taatilah Rasulullah dan janganlah    kamu merusak (pahala) amal- amalmu.

  • Juga Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam:
        "Barangsiapa yang melakukan amalan yang tidak termasuk dalam urusan agama kami, maka amalan tersebut tertolak." (HR. Muslim)

     4. Haruskah kita beribadah kepada Allah dengan rasa takut (khauf) dan harapan (rajaa)

Ya, demikianlah kita beribadah kepada-Nya.

  • Dalilnya Allah Subhanaahu wa ta'ala berfirman:
                                                         ...يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا...

         Artinya: ...Mereka selalu berdo'a kepada Rabb-Nya dengan penuh rasa takut 
dan harap... (QS.as-Sajdah:16)
  • Dan Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, bersabda:
         "Apa yang kamu perbuat, jika kamu sholat? Maka pemuda itu menjawab:Saya meminta surga kepada-Nya dan saya memohon perlindung kepada-Nya dari neraka." (HR.Abu Dawud)

     5. Apa yang dimaksud Ihsan dalam ibadah?

Ihsan adalah merasakan pengawasan Allah dalam ibadah.

  • Dalilnya sesuai dengan firman Allah Subhaanahu wa ta'ala:
                                              وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ...الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ

Artinya: Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sholat), dan (melihat pula) perubahan gerak badanmua diantara orang- orang yang sujud. (QS. Asy-Syu'araa':218-219)
  • Juga sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam:
     "Kamu beribadah kepada Allah seakan- akan kamu melihat-Nya. maka apabila kamu tidak melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihatmu." (HR.Muslim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar